Nikon

عربي

Български

Čeština

Dansk

Deutsch

Ελληνικά

English

Español

Eesti

Suomi

Français

हिन्दी

Magyar

Indonesia

Italiano

日本語

Қазақ

한글

Lietuvių

Latviski

Nederlands

Norsk

Polski

Português

Română

Русский

Slovenčina

Slovenščina

Српски

Svenska

ภาษาไทย

Türkçe

Українська

简体中文

繁體中文

Select language

Fokus

Mode Fokus

Kontrol cara kamera memfokus.

Memilih Mode Fokus

Mode fokus dapat dipilih dengan menahan tombol mode fokus dan memutar kenop perintah utama.

[Mode Fokus]

Mode fokus juga dapat dipilih menggunakan item [Mode fokus] di menu pemotretan foto dan perekaman film.

Opsi Deskripsi
AF-S [AF tunggal]
  • Gunakan pada subjek stasioner. Saat Anda menekan separuh tombol pelepas rana untuk memfokus, titik fokus akan berubah dari warna merah ke hijau dan fokus akan mengunci. Jika kamera tidak mampu memfokus, titik fokus akan berkilat merah dan pelepas rana akan dinonaktifkan.
  • Di pengaturan default, rana hanya dapat dilepas jika kamera dapat memfokus (prioritas fokus).
AF-C [AF berkesinambungan]
  • Gunakan untuk memotret atlet dan subjek bergerak lainnya. Kamera secara berkesinambungan akan menyesuaikan fokus saat menanggapi perubahan jarak ke subjek selama tombol pelepas rana ditekan separuh.
  • Di pengaturan default, rana dapat dilepaskan meski ada atau tidak ada subjek di dalam fokus (prioritas lepas).
AF-F [AF penuh waktu]
  • Kamera akan menyesuaikan fokus secara berkelanjutan saat menanggapi gerakan subjek atau perubahan dalam komposisi.
  • Saat Anda menekan separuh tombol pelepas rana untuk memfokus, titik fokus akan berubah dari warna merah ke hijau dan fokus akan mengunci.
  • Opsi ini hanya tersedia di mode film.
MF [Fokus manual] Fokus secara manual (0Fokus Manual). Rana dapat dilepaskan terlepas dari subjek berada dalam fokus atau tidak.

Perhatian: Fokus otomatis

  • Kamera mungkin tidak mampu memfokus jika:

    • subjek berisikan garis paralel di sepanjang sudut tepi bingkai,
    • subjek kekurangan kontras,
    • subjek berada di titik fokus yang memuat area dengan kecerahan kontras yang tajam,
    • titik fokus mencakup penerangan titik malam hari atau lampu neon atau sumber cahaya lain yang dapat berubah kecerahannya,
    • kedipan atau pita muncul di bawah penerangan lampu neon, uap merkuri, uap natrium, atau penerangan sejenis,
    • penggunaan filter silang (bintang) atau filter khusus lainnya,
    • subjek tampak lebih kecil daripada titik fokus, atau
    • subjek didominasi oleh pola geometri reguler (mis. tirai atau deretan jendela di gedung pencakar langit).
  • Tampilan dapat menjadi cerah atau gelap selama kamera memfokus.
  • Titik fokus kadang ditampilkan dengan warna hijau saat kamera tidak mampu memfokus.
  • Kamera mungkin perlu waktu lebih lama untuk memfokus saat penerangan buruk.

AF Sedikit Cahaya

Untuk peningkatan fokus saat memotret pada cahaya redup, pilih [ON] untuk Pengaturan Kustom d10 [Tinj. malam (tinj. langsung foto)]. Opsi ini hanya berlaku untuk mode foto.

Mode Area AF

Pilih cara kamera memilih titik fokus untuk fokus otomatis.

  • Di mode selain daripada [AF area-otomatis], titik fokus dapat ditempatkan menggunakan sub-selektor (0Sub-selektor) atau selektor-multi.

Memilih Mode Area AF

Untuk memilih mode area AF, tahan tombol mode-fokus dan putar kenop sub-perintah.

[Mode Area AF]

Mode area AF dapat dipilih menggunakan item [Mode area AF] di menu pemotretan foto dan perekaman film.

Opsi Deskripsi
3 [AF pinpoint]
  • Dengan titik fokus lebih kecil daripada yang dipakai untuk AF titik-tunggal, AF pinpoint digunakan untuk fokus pada pinpoint di titik terpilih dalam bingkai.
  • Pemfokusan bisa lebih lambat daripada AF titik-tunggal.
  • Disarankan untuk bidikan yang melibatkan subjek diam, seperti gedung, fotografi produk di studio, atau close-up.
  • Opsi ini hanya tersedia saat mode foto dipilih dan [AF tunggal] dipilih untuk mode fokus.
d [AF titik-tunggal]
  • Kamera memfokus pada titik yang dipilih oleh pengguna.
  • Gunakan pada subjek stasioner.
d [AF area-dinamis (S)]
  • Kamera memfokus pada titik yang dipilih oleh pengguna. Jika subjek tiba-tiba meninggalkan titik fokus terpilih, kamera akan memfokus berdasarkan informasi dari titik fokus di sekitarnya.
  • Opsi ini hanya tersedia saat mode foto dipilih dan [AF berkelanjutan] dipilih untuk mode fokus.
  • Gunakan untuk mengambil foto atlet dan subjek aktif lainnya yang sulit untuk dibingkai menggunakan AF titik-tunggal.
  • Ukuran area yang digunakan untuk fokus dapat dipilih dari S (kecil), M (sedang), dan L (besar). S adalah yang terkecil dan L terbesar.
  • [AF area-dinamis (S)]: Pilih saat ada cukup waktu untuk mengatur foto atau saat mengambil foto subjek yang gerakannya dapat diduga (mis., pelari atau mobil balap di jalan).
  • [AF area-dinamis (M)]: Pilih saat mengambil foto subjek yang pergerakannya tidak dapat diprediksikan (mis., pemain di pertandingan sepak bola).
  • [AF area-dinamis (L)]: Pilih saat memfoto subjek yang bergerak dengan cepat dan tidak dapat dibingkai dengan mudah di titik fokus terpilih (mis., burung).
e [AF area-dinamis (M)]
f [AF area-dinamis (L)]
f [AF area lebar (S)]
  • Sama seperti AF titik-tunggal, bedanya kamera memfokus pada area yang lebih lebar.
  • Pilih bagi bidikan, subjek yang bergerak, dan subjek lainnya yang sulit untuk difoto menggunakan AF titik-tunggal.
  • Selama perekaman film, AF area lebar dapat digunakan untuk mendapatkan fokus halus saat meliput atau memiringkan bidikan atau membuat film subjek bergerak.
  • Apabila titik fokus terpilih berisi subjek pada jarak berbeda dari kameranya, kamera akan menentukan prioritas ke subjek terdekat.
  • Titik fokus untuk [AF area lebar (L)] lebih besar dari titik fokus untuk [AF area lebar (S)].
g [AF area lebar (L)]
8 [AF area lebar (C1)]

Pilih dimensi (diukur menggunakan titik fokus) dari area fokus yang digunakan untuk area AF terpilih.

  • Dimensi ini dapat digunakan, contohnya, jika ukuran dan bentuk dari area yang digunakan untuk fokus dapat ditentukan sebelumnya dengan tingkat akurasi yang cukup.
  • Saat memilih [AF area lebar (C1)] atau [AF area lebar (C2)], Anda akan diminta untuk memilih ukuran area AF. Tekan 1 dan 3 untuk memilih tinggi, 4 dan 2 untuk memilih lebar.
  • Menu pemotretan foto memberikan 20 opsi pilihan mulai dari [1×1] hingga [19×11] dan menu perekaman film memberikan 12 opsi pilihan mulai dari [1×1] hingga [13×7].
9 [AF area lebar (C2)]
u [Pelacakan 3D]
  • Kamera melacak fokus pada subjek terpilih.
  • Posisikan titik fokus pada subjek Anda dan mulai melacak dengan menekan AF-ON atau dengan menekan setengah tombol pelepas rana; fokus akan melacak subjek yang dipilih saat subjek bergerak melalui bingkai. Untuk mengakhiri pelacakan dan mengembalikan ke titik fokus yang dipilih sebelumnya, lepas tombol.
  • Jika subjek meninggalkan bingkai, pindahkan jari Anda dari tombol pelepas rana dan atur kembali foto dengan subjek ke titik fokus yang dipilih.
  • Opsi ini hanya tersedia saat mode foto dipilih dan [AF berkelanjutan] dipilih untuk mode fokus.
n [AF pelacakan subjek]
  • Melacak fokus pada subjek terpilih.
  • Posisikan reticle pada target dan mulai melacak dengan menekan setengah tombol pelepas rana atau dengan menekan J atau AF-ON; titik fokus akan melacak subjek yang dipilih saat subjek bergerak melalui bingkai. Untuk mengakhiri pelacakan dan memilih titik fokus ke awal, tekan J.
  • Opsi ini hanya tersedia di mode film.
h [AF area-otomatis]
  • Kamera secara otomatis mendeteksi subjek dan memilih titik fokus.
  • Gunakan ketika Anda tidak memiliki cukup waktu untuk memilih titik fokus sendiri, untuk potret, atau bidikan dan foto lain yang pengambilannya terpacu dengan waktu.

Peringatan: Pelacakan 3D dan Pelacakan Subjek

Kamera mungkin tidak mampu melacak subjek yang:

  • memiliki warna, kecerahan, atau pola latar belakang yang sama,
  • berubah secara signifikan dalam ukuran, warna, atau kecerahan,
  • terlalu besar atau terlalu kecil,
  • terlalu terang atau terlalu gelap,
  • bergerak dengan cepat, atau
  • terhalang oleh objek lainnya atau meninggalkan bingkai.

s: Titik Fokus Tengah

Pada semua mode area AF kecuali [AF area-otomatis], [Pelacakan 3D], dan [AF pelacakan subjek], sebuah dot muncul dalam titik fokus saat berada di tengah frame.

Memilih Ukuran Area AF: “AF Area-Lebar (C1)” dan “AF Area-Lebar (C2)”

Jika [AF area lebar (C1)] atau [AF area lebar (C2)] dipilih untuk [Mode area AF], ukuran area fokus dapat dipilih dengan menahan tombol mode fokus dan menekan 1, 3, 4, dan 2.

Pemilihan Titik Fokus Cepat

  • Untuk pemillihan titik fokus yang lebih cepat, pilih [Titik bergantian] untuk Pengaturan Kustom a4 [Titik fokus digunakan] untuk menggunakan hanya seperempat dari titik fokus yang tersedia. Memilih [Titik bergantian] tidak memengaruhi jumlah titik yang tersedia untuk [AF pinpoint].
  • Jika Anda lebih suka menggunakan sub-selektor bagi pemilihan titik fokus, Anda dapat memilih [Pilih titik fokus tengah] bagi Pengaturan Kustom f2 (Kontrol kustom (pemotretan)) > [Bagian tengah sub-selektor] untuk mengijinkan bagian tengah sub-selektor digunakan dengan cepat untuk memilih titik fokus tengah.

Memilih Jenis Subjek untuk Fokus Otomatis

Kelas subjek yang diprioritaskan selama fokus otomatis dapat dipilih menggunakan item [Opsi deteksi subjek AF] dalam menu pemotretan foto dan perekaman video, yang menawarkan pilihan [Otomatis], [Orang], [Hewan], [Kendaraan], dan [Deteksi subjek mati]. Subjek yang terdeteksi oleh kamera ditunjukkan dengan titik fokus.

  • Untuk menu perekaman film, pilihan subjek dibuat melalui [Opsi deteksi subjek AF] > [Deteksi subjek]. Jenis subjek terpisah dapat dipilih untuk mode foto dan film.
  • Deteksi subjek tersedia saat [AF area lebar (S)], [AF area lebar (L)], [AF area lebar (C1)], [AF area lebar (C2)], [Pelacakan 3D], [AF pelacakan subjek], atau [AF area-otomatis] dipilih untuk [Mode area AF].
  • Wajah manusia yang terdeteksi oleh kamera saat [Orang] dipilih akan diidentifikasi dengan batas yang menunjukkan titik fokus. Apabila kamera mendeteksi mata subjek, titik fokus hanya akan muncul pada salah satu mata mereka (AF deteksi wajah/mata). Apabila subjek berpaling setelah wajahnya terdeteksi, titik fokus akan beralih untuk melacak pergerakannya.

  • Jika anjing, kucing, atau burung terdeteksi saat [Hewan] dipilih, titik fokus akan muncul di atas wajah hewan yang bersangkutan (AF deteksi hewan). Apabila kamera mendeteksi mata subjek, titik fokus akan muncul pada salah satu mata subjek. Jika kamera tidak dapat mendeteksi wajah atau mata, kamera akan menampilkan titik fokus di atas hewan yang terdeteksi.

  • Jika mobil, sepeda motor, kereta api, pesawat terbang, atau sepeda terdeteksi saat [Kendaraan] dipilih, titik fokus akan muncul pada kendaraan tersebut. Untuk subjek kereta api, kamera hanya akan mendeteksi ujung depan. Untuk subjek pesawat, kamera akan mendeteksi tubuh, hidung, atau kokpit tergantung ukuran pesawat.

  • Jika [Otomatis] dipilih, kamera akan mendeteksi manusia, hewan, dan kendaraan serta memilih subjek untuk fokus secara otomatis.
  • Untuk menonaktifkan deteksi subjek AF sama sekali, pilih [Deteksi subjek mati].
  • Jika lebih dari satu subjek dari jenis yang dipilih terdeteksi, titik fokus abu-abu akan muncul di setiap subjek yang terdeteksi. Jika [AF area-otomatis] dipilih untuk [Mode area AF], ikon e dan f akan muncul pada titik fokus yang dipilih oleh kamera. Titik fokus dapat diposisikan pada subjek dengan menekan 4 atau 2.
  • Selama playback, Anda dapat zoom memperbesar pada subjek yang digunakan untuk fokus dengan menekan J.

Peringatan: AF Deteksi Wajah/Mata

Deteksi subjek mungkin tidak berfungsi sesuai harapan jika:

  • wajah subjek memakan proporsi yang sangat besar atau sangat kecil dibandingkan bingkainya,
  • wajah subjek diterangi terlalu terang atau terlalu gelap,
  • subjek mengenakan kacamata atau kacamata hitam,
  • wajah atau mata subjek terhalang oleh rambut atau objek lainnya, atau
  • subjek bergerak secara berlebihan selama pemotretan.

Perhatian: AF Deteksi Hewan

  • Deteksi subjek mungkin tidak berfungsi sesuai harapan jika:

    • wajah subjek memakan proporsi yang sangat besar atau sangat kecil dibandingkan bingkainya,
    • wajah subjek diterangi terlalu terang atau terlalu gelap,
    • wajah atau mata subjek terhalang oleh bulu atau objek lainnya,
    • wajah dan mata subjek memiliki warna yang sama, atau
    • subjek bergerak secara berlebihan selama pemotretan.
  • Kamera mungkin menampilkan batas di sekitar subjek yang bukan anjing, kucing, atau burung, tetapi yang menyerupai hewan-hewan ini.
  • Cahaya dari iluminator bantuan AF dapat memberi pengaruh buruk pada mata beberapa hewan; saat Anda menggunakan AF deteksi hewan, pilih [OFF] bagi Pengaturan Kustom a12 [Iluminator bntuan AF t’psng].

Perhatian: AF Deteksi Kendaraan

  • Deteksi subjek mungkin tidak berfungsi seperti yang diharapkan untuk subjek yang:
    • terlalu besar atau kecil relatif dibandingkan bingkainya,
    • terlalu terang atau terlalu gelap,
    • sebagian tersembunyi,
    • serupa warnanya dengan benda-benda di sekitarnya, atau
    • bergerak secara berlebihan.
  • Kamera mungkin gagal mendeteksi kendaraan dengan berbagai bentuk dan warna. Atau, kamera mungkin menampilkan batas di sekitar subjek yang bukan kendaraan.

Deteksi Subjek

Kinerja dari deteksi subjek dapat menurun:

  • ketika tangkapan bingkai berkecepatan tinggi + atau
  • jika [HLG] atau [N-Log] dipilih sebagai mode warna untuk [Jenis file video] > [ProRes 422 HQ 10-bit (MOV)] atau [H.265 10-bit (MOV)] di menu perekaman film.

Pemilihan Titik Fokus

Kecuali saat [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF, titik fokus dapat dipilih secara manual sehingga foto dapat ditata dengan subjek yang ditempatkan di hampir semua tempat di dalam bingkai.

  • Gunakan selektor-multi untuk memilih titik fokus saat pewaktu siaga hidup.
  • Penekanan J memilih titik fokus tengah.

Sub-Selektor

  • Sub-selektor dapat digunakan bagi pemilihan titik fokus sebagai ganti dari selektor-multi.
  • Pencahayaan dan kunci fokus selama bagian tengah sub-selektor ditekan.
  • Berhati-hatilah agar mata Anda tidak tercolok oleh jari Anda saat mengoperasikan sub-selektor dengan menggunakan mata Anda di jendela bidik.

Orientasi Potret (“Tegak”)

Anda mungkin mendapatkan kemudahan untuk menggunakan selektor-multi vertikal saat mengambil foto di orientasi potret (“tegak”).

Menggunakan Sub-Selektor dan Selektor-Multi Vertikal

Anda dapat menekan bagian tengah dari sub-selektor dan selektor-multi vertikal atau memiringkannya seperti ditunjukkan. Kontrol mungkin tidak berfungsi sesuai harapan saat ditekan dari samping.

Kunci Titik Fokus

Pemilihan titik fokus dapat dikunci dengan memilih [ON] untuk Pengaturan Kustom f4 atau g3 [Kunci kontrol] > [Kunci titik fokus].

Rana Sentuh

Sentuh layar untuk memfokus pada titik terpilih. Rana akan dilepas saat Anda mengangkat jari Anda dari layar.

Ketuk ikon yang ditunjukkan di dalam ilustrasi guna memilih operasi yang dilakukan dengan mengetuk tampilan.

Opsi Deskripsi
W [Rana sentuh/AF sentuh]
  • Sentuh layar untuk memfokus pada titik terpilih dan angkat jari Anda untuk melepas rana.
  • Saat memilih mata menggunakan kontrol sentuh, perlu diingat bahwa kamera mungkin tidak akan fokus pada sisi yang Anda inginkan. Gunakan selektor-multi untuk memilih mata yang diinginkan.
  • Jika [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF, kamera akan fokus pada titik yang dipilih, melepaskan rana, dan melacak subjek yang dipilih. Tekan J untuk mengakhiri pelacakan subjek.
  • Tersedia hanya di mode foto.
X [Mati] Rana sentuh dinonaktifkan.
f [Posisikan titik fokus]
  • Sentuh layar untuk memosisikan titik fokus. Kamera tidak akan fokus dan pengangkatan jari Anda dari layar tidak akan melepas rana.
  • Jika [AF pelacakan subjek] atau [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF, fokus akan melacak subjek pada titik yang dipilih. Tekan J untuk mengakhiri pelacakan subjek.
V [AF sentuh]
  • Sentuh layar untuk memfokus pada titik terpilih. Mengangkat jari Anda dari layar tidak melepas rana.
  • Jika [AF pelacakan subjek] atau [AF area-otomatis] dipilih untuk mode area AF, kamera akan fokus dan melacak subjek pada titik yang dipilih. Tekan J untuk mengakhiri pelacakan subjek.

Perhatian: Mengambil Gambar Menggunakan Opsi Pemotretan Sentuh

  • Kontrol sentuh tidak dapat digunakan untuk fokus manual.
  • Tombol pelepas rana dapat digunakan untuk mengambil gambar saat ikon W ditampilkan.
  • Selama fotografi terus-menerus, kontrol sentuh dapat digunakan hanya untuk mengambil satu gambar pada satu waktu. Gunakan tombol pelepas rana untuk fotografi terus-menerus.
  • Di mode pewaktu otomatis, fokus akan mengunci subjek terpilih saat Anda menyentuh monitor dan rana dilepas sekitar 10 detik setelah Anda mengangkat jari Anda dari layar. Apabila jumlah bidikan yang terpilih lebih besar dari 1, sisa bidikan akan diambil di dalam satu potret terus-menerus.

Kunci Fokus

Gunakan kunci fokus jika kamera mengalami masalah pemfokusan dengan fokus otomatis.

  • Gunakan kunci fokus untuk mengunci fokus pada subjek sekarang saat AF-C dipilih bagi mode fokus.
  • Saat menggunakan kunci fokus, pilih mode area AF selain [AF area-otomatis].
  1. Posisikan subjek di titik fokus terpilih dan tekan separuh tombol pelepas rana.

  2. Tekan bagian tengah sub-selektor.

    • Sambil menahan tombol pelepas rana ditekan setengah (q), tekan bagian tengah dari sub-selektor (w) untuk mengunci fokus. Fokus akan tetap terkunci selama bagian tengah sub-selektor ditekan, bahkan jika Anda memindahkan jari dari tombol pelepas rana.
    • Pencahayaan juga akan mengunci.

    • Ikon AE-L akan muncul di layar.

  3. Sambil menekan bagian tengah sub-selektor, tata ulang foto dan potret.

    Jangan mengubah jarak antara kamera dan subjek. Apabila jarak ke subjek berubah, lepaskan kunci dan fokus lagi pada jarak yang baru.

Mengunci Fokus Saat AF-S Dipilih untuk Mode Fokus

Fokus akan mengunci selama tombol pelepas rana ditekan separuh. Anda juga bisa mengunci fokus dengan menekan bagian tengah sub-selektor.

Mengambil Beberapa Bidikan pada Jarak Fokus yang Sama

  • Apabila Anda mengunci fokus dengan menekan bagian tengah sub-selektor, fokus akan tetap terkunci di antara bidikan jika Anda tetap menekan bagian tengah sub-selektor.
  • Apabila Anda mengunci fokus dengan menekan separuh tombol pelepas rana, fokus akan tetap terkunci jika Anda tetap menekan separuh tombol di antara bidikan.

Mengunci Fokus dengan Tombol AF-ON

  • Tombol AF-ON dapat digunakan untuk memfokus ganti dari tombol pelepas rana.
  • Apabila [AF-ON saja] dipilih untuk Pengaturan Kustom a6 [Aktivasi AF], fokus dapat dimulai hanya dengan menekan tombol AF-ON; kamera tidak akan fokus saat tombol pelepas rana ditekan setengah. Fokus akan terkunci setelah tombol AF‑ ON dilepaskan. Untuk mengakhiri kunci fokus, tekan tombol AF-ON lagi.

Fokus Manual

Fokus manual tersedia di mode fokus manual. Gunakan fokus manual saat, contohnya, ketika fokus otomatis tidak memberikan hasil yang diinginkan.

  • Posisikan titik fokus pada subjek Anda dan putar fokus atau cincin kontrol hingga subjek masuk ke dalam fokus.

  • Demi presisi lebih tinggi, tekan tombol X untuk zoom memperbesar pada tinjauan melalui lensa.

  • Indikator fokus (I) di tampilan pemotretan dapat digunakan untuk mengonfirmasi apakah subjek di titik fokus yang dipilih berada di dalam fokus (rangefinding elektronik). Titik fokus juga akan menyala hijau saat subjek terfokus.

    1. Indikator jarak fokus
    2. Indikator fokus
    Indikator fokus Deskripsi

    (stabil)

    Subjek di dalam fokus.

    (stabil)

    Titik fokus ada di depan subjek.

    (stabil)

    Titik fokus ada di belakang subjek.

    (berkilat)

    Kamera tidak mampu memfokus.
  • Saat menggunakan fokus manual pada subjek yang tidak sesuai untuk fokus otomatis, catat bahwa indikator fokus dicapai (I) dapat ditampilkan saat subjek tidak terfokus. Zoom memperbesar pada tinjauan lewat lensa dan periksa fokus. Penggunaan tripod disarankan saat kamera memiliki masalah saat memfokus.

Lensa dengan Pemilihan Mode Fokus

Mode fokus manual dapat dipilih dengan menggunakan kontrol pemilihan mode fokus pada lensa (saat tersedia).

Tanda Bidang Fokal dan Jarak Flange-Back

Jarak fokus diukur dari tanda bidang fokal (E) pada badan kamera yang menunjukkan posisi dari bidang fokal di dalam kamera (q). Gunakan tanda ini saat mengukur jarak ke subjek Anda untuk fokus manual atau fotografi makro. Jarak antara bidang fokal dan kelepak pemasangan lensa dikenal sebagai “jarak kelepak balik” (w). Di kamera ini, jarak kelepak baliknya adalah 16 mm.

Puncak Fokus

  • Apabila [ON] dipilih pada Pengaturan Kustom a13 [Puncak fokus] > [Tampilan puncak fokus], objek yang ada dalam fokus akan ditandai oleh kontur berwarna yang muncul saat fokus disetel secara manual (puncak fokus).
  • Perlu diingat bahwa tampilan puncak fokus mungkin tidak muncul jika kamera tidak mampu mendeteksi kontur. Periksa fokus di dalam tampilan pemotretan.