Nikon

عربي

Български

Čeština

Dansk

Deutsch

Ελληνικά

English

Español

Eesti

Suomi

Français

हिन्दी

Magyar

Indonesia

Italiano

日本語

Қазақ

한글

Lietuvių

Latviski

Nederlands

Norsk

Polski

Português

Română

Русский

Slovenčina

Slovenščina

Српски

Svenska

ภาษาไทย

Türkçe

Українська

简体中文

繁體中文

Select language

Pemotretan Peralihan Fokus

Tombol G Menu pemotretan foto UC

Peralihan fokus secara otomatis meragamkan fokus pada serangkaian bidikan. Gunakan fitur ini untuk mengambil foto yang nantinya akan digabung dengan menggunakan tumpukan fokus untuk membuat gambar tunggal dengan kedalaman bidang yang ditingkatkan. Sebelum menggunakan peralihan fokus, pilih mode fokus AF‑S atau AF‑C dan mode pelepas selain pewaktu otomatis atau tangkapan bingkai berkecepatan tinggi +.

Opsi Deskripsi
[Mulai] Mulai pemotretan. Kamera akan mengambil jumlah bidikan yang dipilih, yang mengubah jarak fokus berdasarkan jumlah yang dipilih pada setiap bidikan.
[Jml bidikan] Memilih jumlah bidikan (maksimal 300).
[Lebar langkah fokus] Peralihan fokus meragamkan jarak fokus pada serangkaian foto. Pilih jumlah perubahan jarak fokus pada setiap bidikan.
[Interval hingga bidikan berikutnya]

Memilih interval di antara bidikan dalam detik.

  • Pilih [00] untuk mengambil foto pada sekitar 5 fps.
  • Untuk memastikan pencahayaan yang tepat saat menggunakan lampu kilat, pilih jangka interval yang cukup lama untuk lampu kilat mengisi daya.
[Kunci p’cahayaan bingkai pertama]
  • [ON]: Kamera mengunci pencahayaan untuk semua bidikan pada pengaturan untuk bingkai pertama.
  • [OFF]: Kamera menyetel pencahayaan sebelum setiap bidikan.
[Reset otomatis posisi fokus]
  • [ON]: Fokus akan kembali ke posisi awal setelah semua bidikan dalam urutan saat ini diambil. Hal ini membuat Anda tidak perlu memfokus ulang setiap kali saat akan memotret subjek pada jarak fokus yang sama beberapa kali berturut-turut.
  • [OFF]: Fokus tetap pada posisi bidikan terakhir dalam urutan tersebut. Dengan kondisi fokus seperti ini, Anda dapat memulai dari posisi fokus terbaru saat memfoto satu subjek dalam beberapa rangkaian berurutan.
[Memulai folder penyimpanan]

Sorot opsi dan tekan J atau 2 untuk memilih (M) atau membatalkan pilihan (U).

  • [Folder baru]: Folder baru dibuat untuk setiap urutan baru.
  • [Reset penomoran file]: Penomoran file direset ke 0001 ketika sebuah folder baru dibuat.

Fotografi Peralihan Fokus

Sebelum Pemotretan

  • Ambil uji potret pada pengaturan saat ini.
  • Untuk memastikan pemotretan tidak terganggu, gunakan baterai yang terisi penuh, adaptor pengisi daya AC yang disertakan, atau adaptor AC dan konektor daya opsional.
  1. Fokus.

    • Selama peralihan fokus, kamera mengambil serangkaian bidikan yang dimulai dari posisi fokus yang dipilih dan dilanjutkan ke arah yang tidak terhingga. Karena pemotretan berakhir ketika tidak terhingga tercapai, posisi fokus awal sebaiknya agak di depan dari (mis. lebih dekat ke kamera daripada) titik terdekat pada subjek.
    • Jangan gerakkan kamera selama memfokus.
  2. Sorot [Pemotretan peralihan fokus] di menu pemotretan foto dan tekan 2.

  3. Sesuaikan pengaturan peralihan fokus.

    • Pilih jumlah bidikan.

      Sorot [Jml bidikan] dan tekan 2.

      Pilih jumlah bidikan dan tekan J.

      • Jumlah maksimal bidikan adalah 300.
      • Kami sarankan untuk mengambil bidikan lebih banyak daripada yang mungkin Anda perlukan. Anda dapat memisahkannya selama penumpukan fokus.
      • Lebih dari 100 bidikan mungkin diperlukan untuk foto serangga atau objek kecil lainnya. Di sisi lain, hanya beberapa yang mungkin diperlukan untuk memfoto pemandangan dari depan hingga ke belakang menggunakan lensa sudut lebar.
    • Pilih jumlah perubahan jarak fokus pada setiap bidikan.

      Sorot [Lebar langkah fokus] dan tekan 2.

      Pilih lebar langkah fokus dan tekan J.

      • Tekan 4 untuk menurunkan lebar langkah fokus, 2 untuk menaikkan.
      • Ingat bahwa pengaturan yang tinggi dapat menaikkan risiko di mana beberapa area akan tidak terfokus saat bidikan ditumpuk. Disarankan untuk memilih nilai 5 atau kurang.
      • Coba bereksperimen dengan pengaturan yang berbeda sebelum melakukan pemotretan.
    • Memilih interval hingga bidikan berikutnya.

      Sorot [Interval hingga bidikan berikutnya] dan tekan 2.

      Memilih interval di antara bidikan dan tekan J.

      • Memilih interval di antara bidikan dalam detik.
      • Pilih [00] untuk mengambil foto pada sekitar 5 fps.
      • Untuk memastikan pencahayaan yang tepat saat menggunakan lampu kilat, pilih jangka interval yang cukup lama untuk lampu kilat mengisi daya. Pengaturan [00] disarankan saat memotret tanpa lampu kilat.
    • Mengaktifkan atau menonaktifkan kunci pencahayaan bingkai pertama.

      Sorot [Kunci p'cahayaan bingkai pertama] lalu tekan 2 untuk memilih [ON] atau [OFF].

      • [OFF] disarankan jika pencahayaan dan kondisi lainnya tidak akan berubah selama pemotretan, [ON] saat memfoto pemandangan dan sejenisnya di bawah pencahayaan berbeda.
      • Pemilihan [ON] mengunci pencahayaan pada nilai bidikan pertama, yang memastikan bahwa semua foto memiliki pencahayaan yang sama. Perubahan besar dalam kecerahan subjek selama pemotretan dapat menghasilkan variasi yang menonjol di dalam pencahayaan. Hal ini dapat diatasi dengan memilih [OFF].
    • Pilih apakah posisi fokus harus kembali ke posisi awal di akhir setiap urutan atau tidak.

      Sorot [Reset otomatis posisi fokus] dan tekan 2 untuk memilih [ON] atau [OFF]

      • Sebaiknya pilih [ON] ketika menggunakan peralihan fokus untuk memfoto subjek pada jarak fokus yang sama beberapa kali berturut-turut.
      • Jika [OFF] dipilih, fokus akan tetap pada posisi bidikan terakhir dalam urutan tersebut.
    • Memilih opsi folder mulai.

      Sorot [Memulai folder penyimpanan] dan tekan 2.

      Setelah menyorot opsi yang diinginkan dan menekan J untuk menyalakannya (M) atau mematikannya (U), tekan 4.

  4. Sorot [Mulai] dan tekan J.

    • Pemotretan mulai setelah sekitar 3 d.
    • Tampilan dimatikan selama pemotretan.
    • Kamera mengambil foto sesuai interval yang dipilih, dimulai pada jarak fokus yang dipilih di awal pemotretan dan berlanjut sampai tak terhingga berdasarkan jarak langkah fokus yang dipilih dengan setiap bidikan.
    • Pemotretan berakhir saat jumlah bidikan yang dipilih telah diambil atau fokus mencapai tak terhingga.

Mengakhiri Fotografi Peralihan Fokus

Untuk mengakhiri pemotretan sebelum semua bidikan selesai diambil, lakukan salah satu langkah berikut:

  • pilih [Pemotretan peralihan fokus] pada menu pemotretan foto, sorot [Mati], dan tekan J, atau
  • tekan tombol pelepas rana separuh atau tekan tombol J di antara bidikan.

Selama Pemotretan

Ikon 9 ditampilkan di panel kontrol selama pemotretan.

Perhatian: Fotografi Peralihan Fokus

  • Kecepatan rana dan waktu yang diperlukan untuk merekam gambar mungkin beragam untuk setiap bidikan. Oleh karena itu, kamera mungkin tidak dapat mengambil bidikan di jeda yang dipilih.
  • Pemotretan berakhir ketika fokus mencapai tak terhingga, dan akibatnya bergantung pada posisi fokus di awal pemotretan. Pemotretan mungkin berakhir sebelum jumlah bidikan yang dipilih selesai diambil.
  • Terlepas dari opsi terpilih bagi Pengaturan Kustom c3 [Penundaan hingga mati] > [Pewaktu siaga], pewaktu siaga tidak akan berakhir sementara pemotretan berlangsung.
  • Apabila Anda menggunakan lampu kilat, pilih interval lebih lama dari waktu yang diperlukan oleh lampu kilat untuk mengisi daya. Apabila interval terlalu singkat, lampu kilat dapat menembak dengan daya yang kurang dari yang seharusnya diperlukan untuk pencahayaan penuh.
  • Apabila pemotretan tidak dapat dilanjutkan dengan pengaturan saat ini, misalnya karena kecepatan rana diatur ke “Bulb” atau “Time”, peringatan akan muncul.
  • Mengubah pengaturan kamera selama fotografi peralihan fokus berlangsung dapat mengakhiri pemotretan.

Fotografi Peralihan Fokus: Batasan

Fotografi peralihan fokus tidak dapat digabung dengan beberapa fitur kamera lainnya, termasuk:

  • perekaman film,
  • pencahayaan jangka panjang (“Bulb” atau “Waktu”)
  • pewaktu otomatis,
  • tangkapan bingkai berkecepatan tinggi +,
  • bracketing,
  • multi pencahayaan,
  • penumpangan HDR,
  • fotografi pewaktu interval, dan
  • perekaman film selang waktu.

Apertur

Karena gambar yang dibidik pada apertur diafragma yang sangat kecil (angka-f tinggi) kemungkinan kurang definisi, sebaiknya Anda memilih apertur diafragma yang lebih lebar (angka-f lebih rendah) dari f/8–f/11.

Jarak Dekat

Karena kedalaman fokus dikurangi pada jarak fokus yang pendek, sebaiknya Anda memilih langkah fokus yang lebih kecil dan menaikkan jumlah bidikan saat memfoto subjek yang dekat ke kamera.